Do more..Talk More...

Thursday, February 19, 2009

(Indonesia vs Thailand) Formasi Bertahan Yang Rapuh

Melihat semifinal II antara timnas Indonesia menghadapi Thailand pada kejuaraan Piala AFF 2008 dapat diberikan analisis bahwa pola defensif yang diterapkan Bendol dengan menempatkan 5 pemain bertahan 3 bek tengah dan 2 bek sayap masih belum efektif menjaga keunggulan Indonesia 1-0 di babak pertama.

pada babak kedua pertahanan Indonesia dijebol dua kali oleh Thailand hal ini disebabkan oleh kurangnya koordinasi antara pemain Indonesia, pemain-pemain timnas ternyata belum mampu memahami dan menerapkan suatu sistem bertahan, bagaimana harus menerapkan zona marking, man to man marking, dan bagaimana memotong bola secara tepat tanpa melakukan pelanggaran yang tidak perlu, bagaimana cara melepaskan diri dari pressing tim lawan dan memanfaatkan counter attack yang mematikan.

 

Poto : bola.okezone.com
 

JALANNYA PERTANDINGAN

Beberapa kali Budi Sudarsono mendapatkan peluang dari counter attack, namun sayang karena lemah secara mental dan visi bermain peluang tersebut terbuang sia-sia. Kelemahan ini telah melekat lama dalam permainan timnas Indonesia, dan dapat dilihat di lapangan ketika di pressing lawan pemain timnas sulit untuk melepaskan diri, yang terjadi adalah pemain kebingungan harus kemana bola akan ditujukan, akhirnya bola asal tendang, ketika membawa bola menjadi gugup tidak percaya diri, tidak tenang, dan tergopoh-gopoh seolah-olah mereka ini “seperti maling yang sedang dikejar-kejar polisi”. 

Ini adalah cerminan dari suatu sistem kompetisi lokal yang belum mencapai pada level yang tinggi. Dalam penerapan sistem bertahan pemain masih sering lemah dalam koordinasi dan komunikasi di lapangan, seperti beberapa kali terjadi miss antara Marcus dan Charis yang nyaris memberikan keuntungan pada tim lawan. 

Kemudian pemain belum paham sepenuhnya cara bagaimana man to man marking terhadap lawan hal ini dibuktikan oleh seringnya pemain lawan lepas dari penjagaan pemain timnas Indonesia, dan bila melihat cara bermain Thailand rasanya tidak ada yang perlu ditakutkan skema permainan Thailand mudah dibaca mereka hanya mengandalkan bola-bola jauh, umpan crossing lambung yang seharusnya dapat dengan mudah di antisipasi oleh pemain timnas Indonesia. 

Secara skill individu pemain-pemain Thailand biasa saja tidak ada yang istimewa, tetapi yang menonjol dari Thailand adalah kolektivitas tim dan ketenangan individu para pemainnya, meraka sudah paham “cara bermain” dan bukan sekedar “bermain” ini terbalik dengan tim Indonesia yang baru tahu “bermain” tetapi belum mampu dan menguasai “cara bermain”. 

Sejatinya kelebihan tim Indonesia terletak pada permainan bola-bola pendek, umpan satu-dua sentuhan, namun hal ini tidak secara konsisten diterapkan di lapangan karena seperti saya katakan diatas pemain Indonesia masih lemah dan tidak konsisten dari sisi mental, visi, dan stamina pemain. 

KUALITAS INDIVIDU PEMAIN 

Pemain-pemain seperti Arif Suyono, Budi Sudarsono, Ilham, Elly mempunyai kualitas untuk mendukung sistem tersebut namun karena lemah dalam sisi mental,visi, dan stamina maka kualitas tersebut tidak terlihat di lapangan. 

Mengutip perkataan Foope De Haan mantan pelatih Indonesia U-23 yang membawa timnas Belanda junior juara Eropa yang mengatakan “pemain-pemain Indonesia harus bermain cerdas” yang sesungguhnya yang dimaksudkan Foope De Haan adalah seperti yang saya katakan pemain Indonesia harus tahu dan mengerti “cara bermain” yang isinya tidak lain adalah mental,visi, dan ditunjang oleh stamina yang baik. 

Dan hal yang paling krusial yang harus segera dilakukan oleh timnas adalah pembenahan di 3 sektor ini, jika tidak Indonesia akan ditinggalkan oleh negara-negara lain dan semakin tenggelam. Semua faktor tersebut harus di bangun dalam wadah kompetisi yang berkualitas yang isinya adalah sinergi antara pengurus, pemain perangkat pertandingan(wasit), dan penonton yang berkualitas, niscaya jika syarat-syarat tersebut di atas terpenuhi sepak bola Indonesia akan mampu bersaing di level internasional.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Sitemap

Blog Archive

Definition List

Pro Bono Publico....

Unordered List